Cerita Tentang Empat Lilin

Cerita Tentang Empat Lilin.

Contoh Format TNA KKG 2012

Dalam rangka membantu para pengelola KKG Penerima DBL 2010 untuk menyusun TNA Program KKG BERMUTU Tahun Ke-3,  sebagai bahan pertimbangan dan contoh dapat diunduh di alamat ini .FORMAT TNA 2012

Mengubah Satuan Ukuran tanpa Menggunakan Operasi Perkalian atau Pembagian

Sebagai Guru SD kita harus berupaya mencari cara sebagai alternatif dalam rangka memfasilitasi dan membantu peserta didik  memahami dan menyelesai permasalahan mata pelajaran matematika. Pada umumnya kenyataan di kelas peserta didik kita  kurang menguasai perkalian, sehingga hal ini mengakibatkan materi matematika yang lainnya juga tidak bisa menyelesaikan. Salah satu materi yang sering menggunakan perkalian dan pembagian yaitu mengubah satuan ukuran (panjang, luas, kubik, dll). Berikut salah satu alternatif cara untuk mengubah satuan ukuran yang mengabaikan operasi perkalian dan pembagian yang saya peroleh ketika mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Guru Pemandu Matematika SD Angkatan 44 di PPPPTK Matematika Yogyakarta. Selengkapnya dapat diunduh di sini “Berbagai Ilmu”    atau dapat dibaca langsung di siniCara Mudah Mengubah satuan ukuran – Copy

Penerapan Metode Permainan Puncak Jaya untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Perpangkatan Dua Bilangan Dua Angka

Best Practice
Judul :

Penerapan Metode Permainan Puncak Jaya Untuk Meningkatkan  Pemahaman Siswa Tentang Perpangkatan Dua Bilangan Dua Angka

Oleh     :

Lina Marlina, S.Pd (KKG Gugus III Sumedang Selatan)
Sudah hampir tiga tahun saya bertugas di SD Negeri Pakuwon I sebagai staf pengajar. Pertama kali saya ditugaskan di SD Negeri Cigendel Kecamatan Pamulihan tepatnya pada tanggal 1 Januari 2005. Karena beberapa hal, saya berpindah tugas ke SD Negeri Pakuwon I Kecamatan Sumedang Selatan.
Pada tahun ajaran 2009-2010, saya diberi tugas untuk mengajar kelas III. Namun pada tahun ajaran berikutnya saya ditugaskan mengajar di kelas V sampai dengan sekarang saya masih mengajar di kelas V. Pertama kali diberi tugas mengajar kelas V saya merasa beban karena belum berpengalaman,namun akhirnya perasaan itu hilang begitu saja.
Ketika saya mengajar pelajaran matematika tentang perpangkatan dua bilangan dua angka masih ada siswa yang mengerjakan bilangan berpangkat dua itu sama dengan bilangan itu dikali 2,contohnya : 52= 5 x 2, padahal yang seharusnya adalah 52 = 5 x 5. Hal ini dapat terlihat pada pembelajaran matematika tentang perpangkatan dua bilangan dua angka,siswa cenderrung hanya menjadi pendengar saja,guru memegang peran dominan dalam pembelajaran. Saya hanya menerangkan dan memberikan cara penyelesaian secara abstrak. Hal inilah yang menyebabkan siswa kurang paham yang pada akhirnya berpengaruh buruk pada hasil belajar yang diperoleh siswa. Melalui tes yang dilaksanakan diperoleh data bahwa dari 29 siswa,21 orang diantaranya mendapat nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 62. Hal ini berarti sekitar 72,41% siswa di kelas tersebut dinyatakan belum tuntas dalam belajar matematika untuk kompetensi dasar menghitung perpangkatan dan akar sederhana dengan indikator menentukan hasil perpangkatan dua bilangan dua angka,sehingga harus mengulang kembali pembelajaran.
Kemudian, saya melaksanakan refleksi terhadap penyebab kekurangberhasilan dalam pembelajaran tersebut. Pada saat pembelajaran berlangsung sebagian besar siswa tidak memberikan perhatian terhadap penjelasan-penjelasan guru,serta bermain-main selama proses pembelajaran,selain itu juga saya hanya menjelaskan materi melalui metode ceramah, pemberian contoh kemudian dilanjutkan dengan memberi soal latihan selanjutnya memberi penilaian. Saya juga kurang mampu dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran,saya hanya menggunakan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah ada hasil orang lain. Dari kegiatan belajar seperti itu, siswa menjadi pasif sehingga kurang mengembangkan proses berpikirnya dan siswa cenderung menjadi bosan dan kurang tertarik dalam proses pembelajaran.
Dari permasalahan yang muncul saya menganalisis faktor penyebab kekurangpahaman siswa tersebut, maka akan diupayakan suatu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Adapun upaya yang akan saya lakukan berupa alternatif  penyelesaian dengan diterapkannya metode permainan puncak jaya. Metode permainan puncak jaya merupakan permainan menyenangkan yang dapat digunakan untuk berhitung perpangkatan dua dengan cepat dan santai. Selain itu,permainan puncak jaya dapat dijadikan alternatif dalam menghitung perpangkatan dua selain perkalian susun ke bawah. Dengan metode permainan ini diharapkan dapat memperbaiki proses pembelajaran tersebut dan pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Permainan dalam matematika sangatlah penting karena dengan permainan,operasi matematika dilakukan secara konkret, hal ini sesuai dengan tahap perkembangan siswa yang masih berpikir konkret. Selain itu, permainan juga sangat mempengaruhi dan mendukung perkembangan kepribadian siswa serta melatih kreativitas siswa. Dengan permainan diharapkan siswa memperoleh sesuatu yang bermakna bagi dirinya. Oleh karena itu, saya memberikan suatu pembelajaran kepada siswa melalui suatu permainan.
Adapun langkah-langkah pembelajaran secara garis besar dengan menggunakan metode permainan puncak jaya adalah sebagai berikut :
Kinerja Guru    Aktivitas Siswa
Kegiatan Awal
1)    Guru mengadakan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa
2)    Guru menjelaskan topik, tujuan, dan hasil belajar yang diharapkan dapat dicapai siswa.
3)    Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan sisiwa untuk mencapai tujuan.
4)    Guru memberikan rangsangan pada siswa agar resposip terhadap pelajaran.

  • Siwa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru.
  • Siswa menyimak penjelasan guru.

Kegiatan Inti
1)    Guru menjelaskan mengenai permainan  puncak jaya.
2)    Guru membimbing siswa dalam. melakukan permainan puncak jaya untuk pemahaman konsep perpangkatan dua.

  • Siswa menyimak penjelasan guru tentang bagaimana cara melakukan permaianan puncak jaya.
  • Siswa mengerjakan latihan yang terdapat pada LKS.

Kegiatan Akhir
1)    Guru membimbing siswa dalam menyimpulkan materi pelajaran
2)    Guru mengadakan evaluasi    1)    Siswa dengan bimbingan dari guru menyimpulkan materi.
2)    Siswa menjawab soal-soal evaluasi tes hasil belajar.

Dari langkah-langkah pembelajaran tersebut,kemudian saya menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang lengkap dengan alat evaluasinya serta membuat media pembelajaran yang mendukung pada metode permainan puncak jaya dengan menggunakan kardus ditempel kertas berwarna supaya dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa dapat belajar dengan menyenangkan.
Pada awal kegiatan pembelajaran saya mengucapkan salam, menyuruh siswa duduk dengan rapi dan siswa menyiapkan alat tulis untuk belajar dan berdoa. Sesudah itu, mengecek kehadiran siswa. Kemudian melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan mengenai perpangkatan dua,mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa,menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan,serta menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai.
Kegiatan inti dimulai dengan melaksanakan metode permainan puncak jaya, saya langsung menjelaskan bagaimana cara melakukan permainan puncak jaya tersebut.  Adapun aturan permainan puncak jaya adalah sebagai berikut :
Selengkapnya bisa dibaca disini Best Practice Lina Marlina, S.Pd

Rapat Koordinasi I FKKG 1 Sumedang Tahun 2012

Salah satu Program Kerja FKKG 1 Sumedang yaitu Rapat Koordinasi 1 dan 2. Rapat Koordinasi ini dilakukan 2 (dua) kali dalam satu tahun ajaran. Agenda dalam Rapat Koordinasi adalah membahas permasalahan, merumuskan solusi, refleksi, apresiasi, dan desiminasi hasil KKG.

Kegiatan ini diikuti oleh 2 orang peserta perwakilan tiap KKG se-Wilayah I Sumedang. Jumlah Total Peserta 56 orang dari 28 KKG.

Pada tahun kedua ini (2012) Rapat Koordinasi di FKKG 1 Sumedang dilaksanakan pada hari rabu, 25 januari 2012 bertempat di SDN Cikoneng Jalan Sumedang-Wado Km 05. Kegiatan ini diisi dengan evaluasi dan laporan kemajuan Program BERMUTU. Sebagai acara pokok diisi dengan kegiatan Desiminasi BEST PRACTICE Peserta KKG.Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 s.d 16.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh :

  1. Bapak Drs. H. Suwardi, M.Pd (Kasi Mutendik/Penanggungjawab Program BERMUTU Kab. Sumedang)
  2. Ibu Yayat, , S.Pd. (Kepala SDN Cikoneng/Ketua Gugus I Ganeas)
  3. Bapak Drs. Timbul Kusdijantono, M.M. (Kabid Mutendik sekaligus sebagai Narasumber kegiatan Best Practice)

Adapun susunan acara Rapat Koordinasi sebagai berikut :

  • Pembukaan
  1. Pembacaac Ayat Suci Al Qur’an
  2. Laporan Ketua FKKG 1 Sumedang
  3. Sambutan dari Penanggungjawab Program BERMUTU Kab. Sumedang sekaligus Laporan Kemajuan Program BERMUTU di Kab Sumedang
  4. Penjelasan Teknis
  5. Do’a
  • Desiminasi Best Practice

Desiminasi Best Practice Peserta (1)

  • Presentasi Best Practice 5 peserta
  • Tanggapan dan Pembahasan

Desiminasi Best Pratice Peserta (2)

  • Presentasi Best Practice 5 peserta
  • Tanggapan dan Pembahasan
  • Penutupan
  • Kesan dan Pesan
  • Kata-kata Penutupan

Bapak Drs. H. Edi Suwardi, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Peserta KKG yang telak melaksnakan kegiatan di KKGnya masing-masing. Beliau berharap pelaksanaan kegiatan di KKG bukan hanya sekedar menjalankan program dan hanya menghabiskan anggaran saja, tetapi yang lebih penting kegiatan di KKG dilakukan dalam rangka menambah pengetahuan, wawasan dalam rangka meningkatkan kompetensi diri. Implementasi dari kegiatan tersebut bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.

Beliau juga menyampaikan kemajuan Program BERMUTU di Kabupaten Sumedang yang sudah menginjak tahun ketiga bagi penerima DBL 2009 dan tahun kefdua bagi penerima DBL 2010. Bagi Peserta KKG Penerima DBL 2009 tahun 2012 ini merupakan tahun terakhir Program BERMUTU oleh karenanya kegiatan yang dilakukan harus lebih banyak kepada implementasi di kelas.

Beliau juga mengingatkan bahwa ada beberapa tagihan peserta yang harus segera dipenuhi di antaranya silabus, RPP, Jurnal Belajar, Karya Tulis Ilmiah, Bank Soal, dll.

Di akhir sambutannya beliau mengucakan apresiasi kepada kegiatan yang akan dilakukan FKKG 1 Sumedang dalam rapat Koordinasi ini, yaitu pelaksanaan Best Practice Peserta. Karena selama ini Kab. Sumedang selalu absen jika ada undangan dari pusat/LPMP untuk desiminasi/seminar best practice. Mudah-mudahan dengan adanya keiatan ini dari Kabupaten Sumedang ada yang bisa tampil di tingkat LPMP atau pun pusat.

Sebagaimana diuraikan di atas bahwa pada kegiatan Rapat Koordinasi I FKKG 1 Sumedang Tahun 2012 diisi dengan kegiatan Best Practice Peserta. Hal ini bertujuan untuk berbagi pengalaman terbaik yang telah dialami dan dipraktikan oleh Peserta dalam pembelajaran di kelas. Best Practice yang didesiminasikan adalah seputar keberhasilan guru dalam pengelolaan kelas dan dalam proses pembelajaran.

Dikarenakan waktu terbatas, kegiatan desiminasi Best Practice haya diwakili oleh 10 terbaik hasil pilihan FKKG dari semua kiriman peserta.

Alhamdulillah kegiatan ini mendapat respon positif dari semua peserta. Bapak Drs. Timbul Kusdijantono, M.M. (Kabid Mutendik) selaku Narasumber dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan sambutan yang luar biasa. Beliau mengatakan kegiatan semacam ini terus dipacu dan sering dilaksanakan sehingga bagi para panelis dapat berbagi ilmu / temuan baru sedangkan bagi peserta yang lain mendapatkan ilmu / temuan baru tersebut untuk dijadikan alternatif pilihan dalam perbaikan pembelajaran.

Adapun Panelis yang tampil pada kegiatan Rapat Koordinasi I FKKG 1 Sumedang pada hari Rabu, 25 Januari 2012 adalah sebagai berikut :

  1. Lina Marlina, S.Pd (Guru SDN Pakuwon 1) Perwakilan KKG Gugus III Sumedang Utara. Judul Best Practice : Penerapan Metode Permainan Puncak Jaya untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Perpangkatan Dua Bilangan Dua Angka
  2. Yuliati, S.Pd (Guru SDN Cikondang II) Perwakilan KKG Gugus I Ganeas. Judul Best Practice : Penerapan Metode Permainan Kotak Pesan Bermedia Kartu Perkalian Berwarna dalam Pembelajaran Matematika.
  3. Iwan Kamaludin, S.Pd.SD. (Guru SDN) Perwakilan KKG Gugus III Cimanggung
  4. Hijrah Fitriyani, M.Pd.(Guru SDN Sirahcai) Perwakilan KKG Gugus III Jatinangor. Judul Best Practice : Menciptakan Kelas yang Kondusif Melalui Strategi Pembelajaran (Model, Metode, dan Media) yang Menarik.
  5. Dian Permanawati, S.Pd. (Guru SDN Cidomas) Perwakilan KKG Gugus I Cibugel. Judul Best Practice : Penggunaan Computer Assisted Instruction (CAI) Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa tentang Rangka Manusia di Kelas IV SDN Cidomas Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang.
  6. Dadan Darsati, S.Pd (Guru SDN Sukajadi) Perwakilan KKG Gugus Babakanbandung. Judul Best Practice : Membimbing Siswa dalam Peningkatan Menulis Karangan Narasi tentang Pengalaman dengan Teknik Pengembangan Kerangka Karangan.
  7. Cicih Kartasih, S.Pd. (Guru SDN Pamulihan) Perwakilan KKG Gugus II Babakanbandung. Judul Best Practice : Penerapan Metode Eksperimen dan Alat Peraga yang Variatif dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Perubahan Sifat Benda di Kelas V SDN Pamulihan Kec.Situraja Kab. Sumedang.
  8. MARHAWA, S.Pd.I (Guru SDN Padasuka) Perwakilan KKG Gugus II Manglayang. Judul Best Practice : Meningkatkan Kemampuan Menceritakan Kembali Sebuah Cerita Pendek Anak  dengan Menggunakan Bahasa Sendiri melalui Teknik Pemetaan Isi Cerita pada Siswa Kelas V SD Negeri Padasuka Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang Tahun Pelajaran 2009/2010

Kepada Bapak/Ibu pembaca sekaligus kami mohon masukan berupa tanggapan dan pendapatnya tentang karya rekan-rekan Panelis tersebut di atas, sertakan identitas yang lengkap.

Foto Kegiatan

PANELIS

Pengurus FKKG 1 Sumedang & Bapak Kabid Mutendik (dari kiri) Adang Sukmansyah, S.Pd., Suherman, S.Pd. (Ketua), Akhmad Rosadi, S.Pd., Drs. Timbul Kusdijantono, M.M.,(Kabid Mutendik), Surmita, M.M.Pd., Ai Rohaeti, S.Pd., Hendi Budiyawan, S.Pd.

Kunjungan (On Service) FKKG 1 Sumedang

Sesuai dengan Program Kerja FKKG 1 Sumedang Tahun 2012, maka FKKG 1 Sumedang mengadakan Kunjungan (On Service) ke KKG se-Wilayah I Sumedang.

Kunjungan ini dilakukan oleh perwakilan peserta didampingi oleh Pengurus FKKG 1 Sumedang.

Tujuan dari kegiatan kunjungan adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai ajang silaturahmi antar Pengurus FKKG dengan Pengurus dan Peserta KKG yang dikunjungi.
  2. Sosialisasi Program Kerja FKKG 1 Sumedang
  3. Untuk mengetahui, memantau keterlaksanaan Program BERMUTU di KKG yang dikunjungi.
  4. Melakukan pemetaan KKG

Setelah melakukan kunjungan diharapkan perwakilan peserta dibimbing oleh pengurus FKKG menyusun laporan kunjungan untuk dipublikasikan ke peserta lainnya di KKG yang lain.

FKKG 1 Sumedang sampai tulisan ini dibuat baru mengadakan kunjungan ke 15 KKG. Berikut KKG yang telah dikunjungi FKKG 1 Sumedang :

  1. KKG Gugus I Cimanggung (14 Januari 2012)
  2. KKG Gugus III Cimanggung (14 Januari 2012)
  3. KKG Gugus IV Cibeusi (14 Januari 2012)
  4. KKG Gugus Cut Nyak Dien (14 Januari 2012)
  5. KKG Gugus I Pasanggrahan (14 Januari 2012)
  6. KKG Gugus II Sumedang Selatan (14 Januari 2012)
  7. KKG Gugus III Sumedang Selatan (14 Januari 2012)
  8. KKG Gugus IV Sumedang Utara (14 Januari 2012)
  9. KKG Gugus Ambit (19 Januari 2012)
  10. KKG Gugus I Babakanbandung (19 Januari 2012)
  11. KKG R.A Kartini Gugus III Rancakalong (19 Januari 2012)
  12. KKG Gugus III Jatinangor (21 Januari 2012)
  13. KKG Gugus 2 Rancakalong (21 Januari 2012)
  14. KKG Gugus Corenda (21 Januari 2012)
  15. KKG Gustic Gugus III Tanjungsari ( 28 Januari 2012)

KKG yang belum dikunjungi tinggal 13 lagi.

Program Kerja FKKG 1 Sumedang Tahun 2012

Berdasarkan hasil Penyusunan Program Kerja dan MoU yang dilakukan Pengurus FKKG 1 Sumedang dengan LPMP Jawa Barat pada tanggal 28 s.d 30 September 2011 di Hotel Trio Jl. Gardujati No. 55-61 Kota Bandung, maka telah tersusun Program Kerja FKKG 1 Sumedang Tahun 2012 sebagai berikut :

  1. Rapat Koordinasi (sebanyak 2 kali dalam satu tahun)
  2. Kunjungan (On Service) ke KKG Peserta/Anggota (sebanyak 8 kali kunjungan)
  3. Pengkajian dan Pemilihan 3 Karya Terbaik KKG
  4. Pengembangan dan Penerbitan Buletin FKKG (sebanyak 2 kali terbit)

Dkarenakan keterlambatan turunya dana DBL, maka program Kerja FKKG 1 Sumedang, baru dapat direalisasikan pada bulan Januari 2012.

Diawali dengan kegiatan Rapat Pengurus pada tanggal 12 Januari 2012 berupa penyusunan dan penjadwalan palaksanaan program.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.