Hasil Konsultasi dengan Koordinator Program BERMUTU Kab Sumedang dan Majalengka

Studi-visit dan Pemilihan Karya Terbaik

Menindak-lanjuti temu konsultasi yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2010 antara District Coordinator Program Bermutu dengan Pengurus KKPS Wilayah I dan II kabupaten Sumedang, diantaranya ada  beberapa hal yang masih perlu diklarifikasi yakni:

  1. Pelaksanaan studi visit bagi anggota KKPS dan K3S, apakah lokasinya di kabupaten ybs atau bisa keluar kabupaten.
  2. Pemilihan 3 karya terbaik dari hasil KKG, bagaimana prosedur yang harus dilaksanakan.

Berikut ini disampaikan pemikiran mengenai hal tersebut diatas:

A. Mengenai pelaksanaan studi visit:

Setelah melakukan konsultasi ke berbagai pihak, diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  1. Bahwa pelaksanaan kegiatan Program Bermutu termasuk didalamnya kegiatan studi visit, harus mengacu kepada Buku Pedoman DBL yang ada.
  2. Bahwa dalam buku pedoman yang ada memang ada beberapa hal yang kurang jelas dan cukup membingungkan. Namun demikian dalam hal kegiatan studi visit hendaknya mengacu kepada buku Pedoman DBL KKPS bab II.A.9.b. tentang Peruntukan Dana yang menyebutkan bahwa biaya transportasi hanya membiayai untuk kegiatan studi visit di WILAYAHNYA. Hal yang sama tertulis pula di buku Pedoman DBL untuk K3S, walaupun pada ‘halaman kegiatan’ disebutkan ‘melakukan studi visit ke sekolah model di kabupaten/kota lain’, namun dalam Peruntukan Dana jelas dinyatakan bahwa ‘Biaya transport bagi semua anggota K3S untuk melakukan kunjungan/studi visit ke sekolah yang terbaik di WILAYAHNYA’.

B. Mengenai pemilihan karya terbaik:

  1. Di buku Pedoman KKPS dan K3S pada bab II butir A.8. tentang Hasil Kegiatan KKPS dan K3S pada point ‘e’ antara lain dinyatakan: “Terpilihnya (tiga) karya terbaik KKG berikut hasil implementasinya di sekolah masing-masing untuk digandakan sebanyak 3 (tiga) set, 2 (dua) set diajukan ke FKKG dan 1 (satu) set untuk arsip di KKG”.
  2. Sementara itu di buku Pedoman KKG dan F-KKG tentang Hasil yang Diharapkan dari FKKG antara lain: “  Terseleksinya 3 (tiga) hasil kegiatan terbaik dari KKG peserta yang didasarkan pada hasil kajian terhadap semua laporan hasil kegiatan yang disampaikan oleh masing-masing KKG peserta, minimal 3 (tiga) hasil kegiatan terbaik”.
  3. Pada bab II butir 8 tentang Hasil Kegiatan KKG, dari  sejumlah hasil KKG diantaranya disebutkan ada 4 karya penulisan sebagai hasil KKG yakni:
  • Rancangan serta hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) masing-masing guru yang disusun sesuai dengan Bahan Belajar Mandiri BERMUTU atau karya tulis ilmiah suatu LPTK/ jurnal penelitian .
  • Hasil kajian kritis terkait dengan pendidikan yang dikembangkan merujuk pada Bahan Belajar Mandiri BERMUTU.
  • Karya ilmiah dan/atau karya inovatif yang dikembangkan dalam kegiatan kelompok kerja/musyawarah kerja guru.
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang merujuk pada hasil-hasil kegiatan KKG dan laporan hasil implementasi pada KBM di sekolah

Sesuai pemikiran yang berkembang saat diskusi maka prosedur pemilihan karya penulisan  hendaknya dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut:

  1. Setiap KKG menetapkan 3 karya penulisan terbaik di KKG-nya yang didasarkan atas pemilihan dari sejumlah karya KKG untuk dibawa ke Forum KKG.
  2. Dari sejumlah karya penulisan yang masuk ke F-KKG dipilih dan ditetapkan 3 karya  terbaik.
  3. Pemilihan dilakukan oleh satu Tim Penilai terdiri dari unsur KKPS, F-K3S, dan F-KKG, yang sebelumnya perlu merumuskan dulu ‘kriteria karya terbaik’ sebagai pedoman dalam melakukan pemilihan dan penetapan karya terbaik.

Demikian pemikiran mengenai Studi-visit dan Pemilihan Karya Penulisan kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk bahan diskusi lebih lanjut, khususnya mengenai prosedur pemilihan karya penulisan.

Sumedang, 20 Desember 2010

District Coordinator Bermutu

Sumedang-Majalengka,

H. Iing Sutisna

Cc:

1.       Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumedang u/p Kasi Mutendik.

2.       Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Majalengka u/p Kasi Mutu dan Kurikulum.

3.       Provincial Coordinator Jawa Barat di Bandung

Team Leader Bermutu Wilayah Barat di Jakarta

3 Tanggapan

  1. […] Hasil Konsultasi dengan Koordinator Program BERMUTU Kab Sumedang dan Majalengka […]

  2. selamat yii akang keu rarieut

  3. Salam silaturahmi
    Memang pelaksanaan study visit ini sedikit membingungkan. Dalam POM BERMUTU KKG tidak disebutkan secara eksplisit mengenai petunjuk pelaksanaan. Tetapi di sisi lain, keg ini termasuk salah satu indikator keberhasilan.
    Terima kasih atas sharingnya.
    Mari kita jalin silaturahmi. Kunjungi kami di di sini
    Satu lagi, kirimi kami email agar kita tetap terhubung.
    Kami tunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: